Tuesday 13 April 2021
sosialisasi

Sosialisasi 4 Pilar, Rachmat Mendengar Aspirasi Rakyat

Sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dilakukan oleh H Rachmat Hidayat, anggota MPR RI di hadiri ratusan masyarakat yang terdiri dari pemuda dan aktivis PDI Perjuangan berkumpul di Gerung  Kabupaten Lombok Barat t, Selasa (24/11/2020). Mereka  mengikuti Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih dikenal dengan 4 Pilar MPR. Hadir pula pada acara tersebut anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lombok Barat.

Di hadapan peserta sosialisasi yang datang dari seluruh penjuru Lombok Barat, Rachmat Hidayat mnyampaikan bahwa acara ini merupakan tugas selaku anggota MPR RI.  Sosialisasi empat pilar kebangsaan secara simultan dilakukan dan menjadi tugas anggota MPR RI khususnya di Dapil masing-masing.

Sebagai bangsa yang terbentang  dari Sabang hingga Merauke, dari Talaud hingga Rote, dimana berjajar ribuan pulau, yang didiami oleh penduduk yang memiliki latar belakang suku, agama, ras, dan budaya yang beragam namun semua sepakat hidup dalam NKRI.

“Meski berbeda-beda namun kita seperti semboyan negara, yaitu Bhinneka Tunggal Ika,” paparnya.

Menurut Rachmat, Bhinneka Tunggal Ika sudah dipraktekan oleh masyarakat dalam kehidupan keseharian. “Kita sudah tidak mempermasalahkan perbedaan,” ungkapnya. Ditambahkan tak ada masalah lagi dalam keragaman. “Hal-hal inilah yang perlu kita jaga,” tegasnya.

Disampaikan kepada mereka, saat ini ada keinginan dari masyarakat untuk melakukan amandemen UUD. Wacana amandemen disebut karena ada keinginan menghidupkan kembali haluan negara model GBHN.

“Wacana mengenai amandemen berkembang tak hanya masalah haluan negara, ada juga yang ingin bagaimana DPD diperkuat,” tuturnya.

DPD disebut sebagai lembaga legislatif namun tugasnya beda dengan DPR dan MPR. Selain itu ada juga periode jabatan Presiden juga diubah.

Mengenai aspirasi-aspirasi yang demikian,  Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini menegaskan MPR mendengar semua aspirasi masyarakat. Meski demikian dirinya mengatakan bahwa kita tak boleh buru-buru melakukan amandemen.

“Tetapi kita tetap mendengar aspirasi masyarakat yang macam-macam itu,” paparnya.

Dalam masalah amandemen, Rachmat Hidayat  menuturkan MPR menjaring aspirasi masyarakat. Dari sinilah dirinya melakukan kunjungan ke berbagai komponen bangsa  di seluruh Indonesia dan komponen masyarakat lainnya.

“Seperti saat ini di Lombok Barat, saya juga menangkap aspirasi masyarakat mengenai berbagai hal,” ungkapnya.

Bagi Rachmat, yang lebih penting bagi kita sebenarnya adalah mempertahankan yang sudah bagus. Lebih penting menurutnya adalah fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Seperti mendorong anak muda memperoleh pekerjaan dan meningkatkan pendapatan mereka lebih besar,” ucapnya.

Ia menginginkan agar generasi muda meningkatkan hubungan dengan berbagai element masyarakat agar bisa menjalin kebersamaan. Dengan kebersamaan akan membawa masa depan yang lebih baik.

 

About Hakam

Check Also

Peserta Sosialisasi

Sosialisasi 4 Pilar, Pancasila Perkuat Kepedulian

Anggota MPR RI, H Rachmat Hidayat, SH melaksanakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan. Dalam kegiatan tersebut …

Leave a Reply